Sunday, July 30, 2006

Reuni SMA

2 minggu lalu aku baru sempat pulang ke rumah orangtuaku setelah lebih dari 1 bulan tidak sempat menengok mereka. Aku lihat di tumpukan surat-surat untukku ada formulir untuk reuni SMA. Sayangnya sudah kadaluarsa, karena kegiatannya sendiri diadakan minggu sebelumnya. Ada rasa menyesal karena baru beberapa minggu sebelumnya aku mengatakan ingin sesekali bertemu dengan teman-teman SMA-ku. Seperti apa mereka saat ini, berapa orang anak mereka, dengan siapa mereka menikah dan lainnya.

Ada juga rasa penasaran untuk melihat kembali orang yang aku sukai dulu kala. Saat itu aku tidak berani mengatakan bahwa aku suka dengan dia. Jika aku ditolak, tidak ada lagi keberanianku untuk bertemu muka dengan dia. Tapi juga tidak akan ada kepenasaran seperti saat ini.

Masa remaja hanya sekali akan dialami orang lain dan tidak akan terulang lagi. Klise banget ya kata-katanya. Tapi itulah yang kurasakan saat ini.