Siapa sih yang tidak kenal dengan negara di Eropa ini? Selalu dikaitkan sebagai negara yang romantis dimana para prianya adalah perayu-perayu handal dan anggurnya yang memabukkan. Ketertarikanku kepada Perancis dimulai dari buku La Barka - NH Dini. Buku itu sangat memukau untukku yang baru kelas 6 SD. Walaupun banyak hal yang saat itu tidak kupahami tetapi penggambaran daerah Provence sebagai surganya seniman dan hutan cemaranya tercetak erat di dalam otakku.
Dengan ketertarikanku terhadap sejarah dengan Mary Antoinette dan Napoleon dan revolusi yang dimulai dari Bastille, perlahan-lahan aku semakin terjerat di dalam seluk-beluk Perancis. Ditambah lagi dengan lukisan2 Impressionis yang begitu indah dari Monet, Manet, Degas dan Vincent van Gogh (oui... van Gogh memang bukan orang Perancis) menjadikan Perancis sebagai salah satu negara favoritku. Someday I'll visit this country. Sementara ini biarlah aku menikmatinya dari jauh. Jika satu saat mengunjungi negara ini akan kupastikan bahwa aku akan mengunjungi sampai sudut-sudutnya yang terpencil. Pasti!
Thursday, February 22, 2007
Thursday, February 15, 2007
Heuuu, ga tahu mo nulis apa
Perasaan memang lagi campur aduk. Pengen nulis, ujung-ujungnya malah ngegame. Gini nih klo orang kurang kerjaan. Maunya nyantai, tapi banyak disodorin posisi. Lamar aja sana, lamar aja sini. Sementara duit di rekening makin menipis dan duit yang diharapkan ga muncul-muncul. Tahu ga punya duit, semangat belanja kok meraja lela. Ga tahu diri banget ya.
Sekarang ini aku sedang euphoria, gara-gara mimpi yang seolah nyata. Ketemu dengan pangeran-ku (hei, wake up, sampai kapan masih mau mengidap cinderella sindrome). But at least Tuhan memberiku perasaan senang. Mungkin memang tidak nyata, tetapi paling nggak perasaannya memang nyata. Aku masih merasakan debarannya, dan juga merasakan kehangatan bibirnya... hahaha...geblek memang. Antara kenyataan dan mimpi tidak bisa dibedakan. Tetapi karena aku memang tidak ada trait utk menjadi schizophrenic makanya mau bukannya menjadi gila, tetapi gila2an aja.
Yeah, inilah hidup, harus dinikmati. Mau nyata atau tidak yang jelas ada terasa sampai di dasar hati. C'est La vie!
Sekarang ini aku sedang euphoria, gara-gara mimpi yang seolah nyata. Ketemu dengan pangeran-ku (hei, wake up, sampai kapan masih mau mengidap cinderella sindrome). But at least Tuhan memberiku perasaan senang. Mungkin memang tidak nyata, tetapi paling nggak perasaannya memang nyata. Aku masih merasakan debarannya, dan juga merasakan kehangatan bibirnya... hahaha...geblek memang. Antara kenyataan dan mimpi tidak bisa dibedakan. Tetapi karena aku memang tidak ada trait utk menjadi schizophrenic makanya mau bukannya menjadi gila, tetapi gila2an aja.
Yeah, inilah hidup, harus dinikmati. Mau nyata atau tidak yang jelas ada terasa sampai di dasar hati. C'est La vie!
Sunday, February 04, 2007
MING DAO the Magician

Kehebatan dari artis satu ini adalah kepiawaiannya dia menyihir hati berjuta wanita tanpa peduli golongan umur. Kesepakatan hampir semuanya tersihir oleh tatapan matanya, walaupun harus disadari senyuman dan wajah tampannya adalah gabungan yang sempurna yang diciptakan Tuhan yang dikaruniakan pada manusia satu ini.
Aku bahkan bisa mempengaruhi salah satu temanku yang berkeras punya favorit aktor muda Indonesia. Waktu aku perlihatkan koleksi foto-foto MD.. hmmm, temanku harus mengakui selera tinggiku dalam menentukan wajah tampan. Dan sepakat bahwa tatapan matanya lah yang merupakan aset utama. Dan kami 2 perempuan dewasa terguling-guling jatuh cinta seperti ABG.
Sayangnya aku tidak pernah berkesempatan untuk bisa melihat secara langsung di beberapa acara live di Indonesia. Sedihnya!!! Belum beruntung sekali. Koleksi DVD dan VCD, bajakan maupun ori, bahkan sampai CD menemani koleksi foto2nya. Walaupun berbeda bintang tetapi aku senang sekali karena kami lahir di bulan yang sama. Hehehe memalukan, bisa2nya aku tergila-gila kayak gini.
Film terakhirnya yang belum sempat aku koleksi tampaknya akan tambah membuat aku terpikat pada MD, karena di dalam film ini dia tidak berperan sebagai tuan muda kaya raya yang memakai baju2 designer. Kabarnya di Angel lover dia memakai bajunya sendiri. Aku rasa akan menyegarkan dibandingkan dengan baju-baju designer, paling tidak memberikan kesan lebih nyata. Wah bahaya nih, jangan2 aku tidak mampu lagi berpaling dari sihirnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)

