Monday, July 28, 2008

Definisi Barang Second

Shopping expedition terakhir dengan dandanan aneh. Kalau cewek2 lain masuk mal dengan sendal2 dan sepatu yang fancy, tas tenteng branded edisi terbaru, dan baju2 feminin, maka aku dengan cueknya masuk sambil menggendong ransel segede bagong. Yee, mau gimana lagi, tujuan utama expedisi ini kan untuk mendandani Sebastianku. Terpaksalah kugendong dalam ransel daripada reffffffffffoooooooot.

Singkat kata kita memilih eStore di Ratu Plaza, lebih nyaman bagiku karena belinya di sini dulu. Setelah urusanku beres, giliran temanku yang konsul sama teknisi di sana. Dia minta diupgrade dan agar di laptopnya bisa pakai account dengan namannya.

Saat ditanya riwayat belinya, temenku bilang "iya, yang saya beli kan barang displaynya di xxx, jadi accountnya masih nama toko itu, dan CD installernya ga tahu dimana"

Si teknisi dengan wajah polos ngomong, " yah ibu, kenapa beli barang second, mending beli dari yang jual butuh"

Kontan muka temenku kayak balon kempes... hihihi, dan dia ngeles,
"itu bukan barang second, tapi display dan didiskon 10%"

"tapi kan sudah dipakai? Ya itu namanya barang second" si teknisi keukeuh dengan definisinya.

Weeks, muka temenku udah kayak orang mau nangis aja tuh, dibilang barang second~barang second. Aku langsung becandain aja teknisinya " Ya, kamu jahat... liat tuh temenku mau nangis, jahat~"

Si teknisi langsung sadar, "eh, bukan begitu maksudnya"

Hihihi... cair deh suasana. Dan sumpah, aku ga berani ngomong2 yang menjurus ke barang second.

Ada-ada aja. Perempuan memang suka gaptek. Aku inget satu nasehat, kalau ga ngerti kompu saat belanja kompu ajak temen yang ngerti. Kebayang kan gara2 diskon 10% kurang lebih sejuta aja, tapi dapat barang yang dikatagorikan second. Atau mestinya saat itu langsung ganti nama aja.

No comments: