Friday, September 19, 2008

Diteror Penelpon Salah Sambung

Minggu lalu adalah minggu yang cukup aneh. Diawali dengan sebuah pengharapan dan doa yang dikabulkan Tuhan. Mintalah dan akan Ku beri, itulah janji Tuhan yang sering kualami dengan nyata.

Pada malam minggu yang lalu, dengan segala kebetean dan hormon yang memuncak, aku berdoa "Seandainya saja ada yang menelponku, siapa saja" Itu yang terlintas di benakku sebelum tidur. Sekitar jam 2 tengah malam aku dibangunkan oleh bunyi hp, dan walaupun no nya tak terdaftar di HP ku aku menerimanya. 

Orang itu mengatakan kalau no ku ada di hpnya dan dia menanyakan siapa aku. Heh??? kapan aku menelpon, karena dalam sebulan terakhir aku hanya menelpon mereka yang aku kenal, juga seharian itu malahan aku tidak menelpon atau menerima telpon dari siapapun (krn itu memicu doa anehku). Tp orang itu tidak percaya, malahan memaksa untuk tahu namaku. Weleh2, dijaman penuh orang yang suka menipu, ga ada cerita memberikan nama kepada orang yang tidak jelas. Apalagi dia sudah punya no hp-ku. Jangan2 dia pakai identitas itu untuk berbuat yang tidak-tidak.

Terus setelah itu selama seminggu dia terus menerorku... dengan berkali-kali menelponku yang tidak pernah aku angkat. Tapi sial bangeet rasanya... Tuhan, bukan telpon seperti ini yang aku inginkan. Jadi aku cabut lagi doaku ya... 

No comments: