Monday, June 01, 2009

Berhenti sejenak dan menengok ke belakang

Kalau hidup adalah sebuah perjalanan, kadang kita membutuhkan waktu untuk berhenti sejenak dan menegok ke belakang. Di titik ini terlihat warna-warni kehidupan kita. Saya yang sering lurus dan meninggalkan semua masa lalu, kali ini mencoba berhenti dan merenung.

Tangan sayapun bergerak mengetikkan sejumlah nama di fasilitas jejaring sosial dan menemukan berbagai nama yang akrab di kehidupan saya bertahun-tahun yang lalu. Kehangatan dan keakraban yang dulu pernah ada, saya coba untuk dirangkai kembali. Ternyata sayalah si anak hilang, yang mengembara jauh dari komunitas yang dulu dibangun. Tetapi doa yang dulu pernah saya panjatkan kepadaNya, membawa kembali beberapa sahabat lama saya ke masa kini. Doa yang seperti mesin waktu.

Masa lalu seperti sebuah kotak yang telah lama terlupakan. Sortirlah isinya, mungkin kita akan terkejut mendapatkan beberapa benda berharga didalamnya, seperti ....sahabat sejati. Jarak dan waktu telah tercipta tetapi ada beberapa orang yang telah ditakdirkan menjadi sahabat sejati dan merekalah harta tak ternilai itu.

No comments: