Monday, July 23, 2007

Harry Potter #7

Karena kepindahanku ke lokasi yang tidak ada toko bukunya, aku harap-harap cemas apakah akan sempat membeli bukunya saat terbit. Ternyata keberuntungan masih di pihakku aku bisa membelinya sebelum memasuki base baru pekerjaanku.

Tanggal 21 Juli 2007, kunanti dengan hati cemas. Malamnya aku langsung ke toko buku dan menanyakan apakah Harry Potter terbaru sudah terbit? Ternyata... gubrak, stafnya bilang kalau di tokonya belum, memang di jakarta sudah keluar. Aku tanyakan kapan terbitnya.... mak, dia bilang tidak tahu, sedihnya....! 2 hari kemudian aku mendatangi toko yang sama dengan tujuan membeli beberapa peralatan kantor. Ternyata Harry Potternya baru datang dan baru dipajang.... uh, terpaksalah aku membelinya dengan kartu kredit. Dan kuhabiskan malam dengan membacanya, sayang aku harus bekerja terpaksa kutunda menamatkannya, kalau tidak ingin masuk kantor sambil mata belekan.

JK Rowling memang cerdik, dia benar-benar menutup peluang ada yang menghidupkan lagi Harry Potter dalam serial lain. Walaupun bukan berarti Harry dimatikan, tapi justru ditutup dengan Harry 19 tahun kemudian, dan diceritakan secara ekplisit bahwa Harry hidup tenang setelah pertempuran terakhirnya dengan Voldemort. Karena itu ceritanya betul-betul tamat, finish, finito.

Aku rasa pertempuran nyata maupun pergolakan jiwa Harry bisa diangkat JK Rowling dengan sukses, benang merah yang dirangkai dari awal tidak ada yang terputus atau dibuat-buat. Dan penggambaran adegannya betul-betul menyeramkan dan tegang. Aku rasa tidak rugi membeli buku aslinya dan bukan terjemahannya, walaupun aku tetap harus membeli terjemahannya agar ibuku juga bisa turut membacanya. Benar, Harry Potter memang bukan buku anak-anak, seperti juga Lord of the Ring, aku rasa batasan umur minimal adalah remaja, karena beberapa pergolakan batin dan teror voldemort akan sangat menganggu ketentraman jiwa anak-anak. Ada sedikit penyesalan karena tidak ada lagi yang perlu ditunggu, tapi tidak apa, ini kesempatan untuk munculnya ide baru lain.

No comments: