Kini demonstrasi bisa menjadi satu kajian unik. Demo di pulau ini bukan hak eksklusif mahasiswa dan lelaki, tetapi justru milik kaum ibu. Kemarin kantor KPU kembali kena demo, jumlah massa sekitar 60 orang, kegiatan utama adalah orasi massa. Polisi lumayan ditebar tapi ga keliatan water canon keluar, hmmm... pertanda demo ini jinak sifatnya. Apalagi anggota demo yang didominasi ibu2, sepertinya tidak akan ada kekerasan. Aman silahkan bekerja seperti biasa deh.
Hari ini di koran muncul beritanya. Ada yang unik dalam demo kemarin, ternyata ibu2 itu mengangkut serta alat masaknya dan membuat bubur menado untuk dimakan bersama-sama. Hehehe... udah kurang dana ya? Ga sanggup lagikah beli nasi bungkus?
Sebenarnya apa sih yang mereka kejar dengan demo seperti itu. Sudah jelas petinggi partai tersebut di Jakarta juga sudah mengibarkan bendera putih, jadi kenapa mesti memaksakan demo untuk menggugat pengesahan gubernurnya. Aneh2 aja, buang2 uang, waktu dan tenaga. Mana dilakukan di tengah hari lagi, hiii... panas bo...
Thursday, October 23, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment