Tuesday, December 09, 2008

Ied Adha 2008M

Ga bisa pulang lagi ke rumah tahun ini. Sedikit merasa rugi sih karena hari libur nasionalnya tidak bisa dimanfaatkan. Padahal kan bisa jadi long weekend, karena jatuhnya hari senin. Ya sudahlah, terima nasib saja.

Saat bangun pagi, aku lihat matahari sudah mencungul. Ukh, kesiangan deh, buru2 aku mandi, untungnya air PAM tidak macet. Mukena langsung kupakai aja, jadi hanya perlu pakai kaos secukupnya. Dan larilah aku ke mesjid terdekat. Dalam hati aku berpikir, jangan2 waktu nyampe udah mulai takbir.

Jelas jadi melongo bin bengong saat aku lihat mesjid masih kosong melompong. Perasaan tadi udah mendekati jam 7. Whua.. ternyata aku tertipu, disini sholatnya mulai jam 7.30 - 8.00 am, ya amplop.... Tapi jadinya aku mendapatkan tempat VIP nih, barengan sama nenek2 (maklum deh, yg gesit ke mesjid kan oma2 smua). Disinilah sumber kekacauan bermula. 

Sang Khatib berkutbah yg dengan gaya teatrikalnya jelas cukup membuat komentar2 sinting berkelebatan di otakku, sampai akhirnya tiba pada cerita seorang anak yg menghiasi istrinya dengan pakaian, sepatu yg indah2 tapi belum tentu menghiasi ibunya dengan pakaian dan sepatu yang sama indahnya. Dan mulailah satu persatu nenek itu menempelkan saputangan masing2 ke matanya. Parahnya malah memancing geliku melihat drama ini. Memang dah... dasar berbakat untuk kena jitak nih kepala... maaphhhhh 

Belum lagi pengen ketawa ngedenger kutbah multi pesan dari sang khatib, semuanya ada, mulai dari anak yg harus memperhatikan ibunya sampai pesan untuk koruptor... whuaduh, pokoknya umat bisa milih sendiri pesan2 mana yg harus diikuti...hahaha... beneran ga efisien dah itu pesannya.

No comments: