wacana mengulang pilkada diusung koran lokal sebagai pilihan mengatasi sengketa pilkada malut yang buntutnya berbentuk tak jelas. Please deh, berapa lagi biaya yang harus keluar. Aku merasa bahwa keputusan Mendagri sudah bijak, sekarang tinggal mendesak presiden untuk mengeluarkan SK sesegera mungkin.
Semestinya Golkar harus legowo dalam hal ini. Kan bisa menjadi promosi menarik simpati untuk pemilu presiden tahun 2009. Cukup menyuarakan ketidakpuasan tapi menerima secara ikhlas lah, setelah bisa membuat artikel yang menganalisa pilkada malut ini dan bisa saja memojokkan keputusan presiden. Soalnya presiden kita sekarang ini memang tidak ada keberanian sama sekali untuk memutuskan disisi mana dia akan berdiri, peragu dalam menentukan keputusan dan takut salah. Pres, memangnya lo Tuhan yang ga pernah bikin putusan salah? Lo cuma manusia biasa yang pasti sering membuat putusan salah, tapi pleaseeeee, jangan jaim n sok wibawa segala. Makin peragu makin tak ada penghargaan dari rakyat. Apalagi dengan fakta lo paling gampang kepancing komentar orang yang mengkritik lo, telinga merah dan langsung buka muncung untuk protes, heeh... cape deh.
Oh ya, pres, biar gw kagak ngefans sama mbah Harto alm, tapi masih salut sama keberanian dia. Waktu dia memimpin, mana ada negara yg berani terang-terangan melecehkan indonesia. Dan kalo dikritik dia bungkam mulut pengkritik dengan cara yang ga diketahui oleh orang banyak. Yeah, gayanya mbah Harto jg emang keterlaluan ga manusiawi sih, tp gw cuman mau jelasin klo dia itu BERANI. Bodo amat kalau putusannya salah, pokoknya sebagai presiden dia tahu kemana dia mau melangkah. Ga kayak lo sekarang, yang ga jelas mau kemana. Mau humanis juga ga bisa, mau jadi jagoan juga payah. .
Ingat tinggal setahun lagi lo duduk di kursi panas. Kesempatan lo duduk di kursi panas satu periode lagi hanya bisa terwujud kalau banyak golput, karena yg milih pasti sedikit dan orang-orang itu bakalan mudah dikendalikan partai. Atau... kalau lo bisa menarik hati rakyat di tahun terakhir ini, dengan benar2 berpihak pada rakyat dan bukan pada golongan elit partai yg paling bisa mengumbar janji kosong. Ga ada kata terlambat untuk berubah pres. Gw yakin klo tulus lo perbaiki kehidupan rakyat ini, suara buat lo memenangkan pemilu udah di tangan. Caranya, lo sikat semua jaksa geblek yg disuap jeng ayin. Plus sikat habis koruptor2nya, termasuk kasus lumpur lapindo dan pembalakan hutan, beresin juga pertamina supaya jangan selalu dijadikan sapi perahan, hajar semua koruptor dari kelas ikan paus sampai kelas terinya. Ekonomi makro hancur (karena pengusaha lo tangkepin) ga usah dipeduliin, bersama kita bisa .... makan nasi aking. Setelah bersih sampahnya baru kita bangun masyarakat yang madani dan sholeh dan suka kerja keras. Nah gw tanya sekarang, lo berani ga?
Tuesday, June 17, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment