Saturday, May 03, 2008

Ambil Cuti Aja...!

"Kerajinan amat lo, kerja mulu, sekali-sekali cuti lah!"
"Katanya bulan April mo ke Jakarta, kok ga ada kabar beritanya?"

My dear friends... bukannya aku ga mau ke jakarta, bukannya aku ga mau cuti, tapi jiwaku sudah tergadaikan pada pekerjaan sekarang. Hehehe... memang hiperbola sih. Soalnya biarpun punya jatah cuti sebulan 2,5 hari, pada kenyataannya sungguh sulit untuk bisa meluangkan waktu untuk cuti. Boro-boro cuti, sabtu & minggu aja sering disate untuk menyiapkan kerjaan. Jadi masuk kriteria menggadaikan jiwa kan?

Dan aku bertanya pada diriku sendiri, apakah aku sangat tidak bisa memanage waktu yang 24 jam sehari itu, 7 hari dalam seminggu, 52 minggu dalam setahun? Sepertinya bukan itu masalahnya, karena jadwal kegiatannya yang tidak memungkinkan aku untuk bisa bebas lepas ambil cuti. Seandainya... oh seandainya...

Aku juga sering didera perasaan bersalah kalau ga kerja hari sabtu, sementara masih ada hal yang belum beres. Dan aku menjadi tidak tenang. Tampaknya pekerjaan sudah mulai ga sehat untuk jiwaku. Sehingga akhirnya aku nekat minta cuti, walaupun taruhannya dicuekin si bos si raja ampat itu. Tapi syukurlah masih diijinkan, mungkin si bos si raja ampat itu takut staffnya bakalan mental breakdown beneran. Akan lebih repot lagi urusannya.

Nah ijin cuti sudah kukantongi, tinggal menyusun jadwal kegiatannya. Huahahaha... list pertama shopping tentunya (apalagi coba...?), selanjutnya mengupdate tetek bengek yang perlu diupdate, seperti memastikan bahwa tagihan BB ku langsung dari CC ku dll. Fhuaaaaaahhhh... cari buku, hunting CD musik, upgrade laptop hihihihihi...banyak juga euy. Bocor nih tabunganku. Ya, sutralah... paling ga masalah hiburan swalayan di pulau terpencil ini terpenuhi, daripada bengong doang, cengok doang, ntar SR beneran... parah.

No comments: