Asli bagus. Walaupun terjemahannya aneh. Ada memakan untuk makan, pemalaman untuk penginapan, bengawan untuk sungai besar dll. Tau tuh dari mana penerjemahnya dapat ide kayak gitu, sok puitis sih. Tapi berhubung ceritanya memang oke buatku, yah dimaaphhhkanlaaaahhhhh bahasa indonesia yang aneh itu.
Dinobatkan sebagai buku anak-anak terbaik di belanda, dan sudah diterjemahkan ke beberapa bahasa. Cerita anak-anak tentang ksatria dan kastil (diterjemahin kastel sih, wakakakaka...) memang kelemahanku sejak jaman baheula.. ga ada berubahnya. aslinya aku memang kutu kupret... eh salah kutu buku. Karena itu semua buku aku lalap, dari buku novel serius sampai novel bokep, dari sains sampai politik gwahahaha... ngelantur lagi nih.
Surat untuk raja berjudul asli "brief vor de koning" (klo ga salah spell) bercerita tentang Tiuri bin Tiuri (taruhan deh dalam buku aslinya pasti ditulis Tiuri van Tiuri), seorang calon ksatria yang karena permintaan tolong seseorang terpaksa kabur di malam sebelum dia akan dilantik menjadi ksatria. Seru banget, ada intrik antar negara khayal, dan petualangan bertarung lawan mata-mata ulung Slupor, sama asyiknya dengan baca Ivanhoe. Kadarnya memang beda, secara Ivanhoe itu memang ditujukan untuk dewasa sedangkan Surat Untuk Raja memang buku anak-anak.
Tapi untuk orang-orang yang tidak pernah bisa lepas dari masa kanak2 (tapi bukan peudophil lho) buku ini akan memberikan sensasi bacaan yang tiada tara. Percayalah... bintang 5 deh!
Saturday, May 03, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment