Seperti apa ya rasanya menjadi pegawai PLN? Sebagai salah satu BUMN negara yang tidak punya KEPEDULIAN terhadap masyarakat yang mereka layani. Berada di balik alasan mesin rusak atau krisis BBM, mereka tak mempedulikan kebutuhan orang banyak tergantung pada mereka.
Aku hanya membayangkan jika kejadian ini terjadi di Jepang misalnya. Mungkin direkturnya sudah tidak akan bisa tidur atau makan dengan tenang. Tapi tidak dengan di Indonesia, direktur PLN tetap akan menikmati semua kehidupannya yg lebih dari cukup, walaupun tahu di satu daerah ada yg mengalami krisis listrik.
Adakah otaknya pernah diperas sekuat tenaga untuk mengupayakan agar rakyat tercukupi kebutuhan listriknya? Aku rasa yg ada hanya bagaimana memperkaya dirinya sendiri, bagaimana agar proyek-proyek tetap berjalan, bagaimana biar bisa jalan-jalan gratis menggunakan uang negara dan uang bayaran listrik dari pengguna.
Menyebalkan, sepertinya tidak ada lagi yang punya target agar masyarakat tidak lagi mengalami pemadaman lampu. Dasar birokrat reseh, norak, ga berotak.
Friday, November 14, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment