
Kita dijajah belanda selama 360 tahun tetapi untuk lalulintas malah mengadopsi sistem Inggris. Membuat aku sedikit nyaman kalau naik kendaraan di sana. Tadinya aku berpikir bahwa di London tidak akan ada kesemrawutan di jalan, tetapi sungguh lebih enak pakai underground dibandingkan ada di jalan raya. Pengalaman naik bis merah, udah lambat, diputer-puter lagi... huaduhhh! Mati gw. Naik underground memang cepet, kekurangannya hanya karena kita kudu naik tangga pada saat keluar/masuk. Ga masalah sih klo ga bawa barang, tapi dengan menggandeng koper yang beratnya ampun-ampunan lumayan juga sih. Tetapi orang di London ternyata jauh lebih bertoleransi sama orang lain, setiap kali liat kita ugal ugil dengan koper di tangga, suka ada yang nawarin bantuan. Coba di Indonesia, cuek aja tuh, toleransi gotong royong emang udah jadi lip service di Indo. Rasanya kita harus belajar banyak dari orang lain untuk sopan santun.
Satu hal lagi, di setiap escalator selalu ada tulisan, yang ga mau jalan tolong berderet di sebelah kanan dan berikan ruang lowong untuk orang yang mau cepat. otomatis kita jadi berdiri di kanan dan ga di tengah jalan jadinya... Kapan ya di kita bisa begitu?


No comments:
Post a Comment