Jakjazz datang lagi, lumayan nih ada hiburan yang ok. Apalagi temenku nawarin tiket yang murah. Sebelumnya aku cuma baca aja tentang reportase JakJazz dan belum sempat nonton. Kebetulan ada kesempatan dan ada sedikit uang, mengapa tidak. Tiket untuk entrancenya sendiri sangat mahal, dan yang bagus-bagusnya dipasang malam sekali. Sampai ngantuk-ngantuk aku dengerinnya.
Ternyata klo mau nonton yang kalibernya Phil Perry mesti bayar tambahan. Payah banget sih. Kenapa ga bikin konser Phil Perry aja kayaknya ga seperti ketipu. Yah, mungkin entrance fee nya memang untuk menyaring pengunjung. Soalnya kalau ga disaring, takut ngebludak kali... tetapi sayang sekali performance sebagian band yang masih mudanya sangat standar. Sehingga ga meninggalkan kesan di hati. Dan sayangnya sebagian performance yang sempat aku liat adalah beraliran ke fussion, ga ada yg blues dll.
Sebenarnya sih aku lebih suka yang swing, blues. It's about the rythm, right? And the rythm will swayed your soul. So if your ear can't catch the rythm, what you called it?
Sunday, November 26, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment